12 Jenis Lampu Mobil Paling Utama Beserta Fungsinya 2020

Jenis Lampu Mobil – Bukan hanya sebagai penerang jalan disaat kondisi jalanan terasa gelap atau berkabut. Ternyata fungsi lain dari lampu pada sebuah mobiil juga sebagai isyarat kepada para pengemudi lain yang berada di depan ataupun di belakang untuk menunjang keselamatan didalam berkendara menggunakan mobil.

Bahkan kalian tidak bisa mengubah lampu-lampu yang ada pada mobil sesuai dengan keinginan sendiri. Hal ini karena ada regulasi tersendiri yang mengatur tentang lampu mobil, baik itu warna, fungsi dan letaknya. Sebagai contoh, kita tahu bahwa lampu rem harus berwarna merah yang menandakan stop atau berhenti.

Maka kalian tidak akan bisa seenaknya merubah warna tersebut menjadi kuning, biru atau warna yang lainnya. Jika hal tersebut tetap kalian lakukan dan terlihat petugas jalan raya, maka biasanya kalian akan di kenalan sangsi berupa tilang dan harus mengganti atau menyetandarkan kembali lampu yang kalian ganti sesuai dengan standar regulasi yang berlaku.

Jadi ada baiknya gunakanlah lampu mobil sesuai dengan standar yang berlaku agar kalian tetap aman berkendara di jalanan. Bicara mengenai lampu mobil, sebenarnya ada banyak sekali jenis lampu mobil yang mungkin harus kalian pahami. Seperti halnya lampu kepala atau (head lamp) yang memiliki beberapa jenis atau lampu yang lainnya.

Jenis – Jenis Lampu Mobil Beserta Fungsinya

Mengenal Jenis Lampu Mobil

Mengenal jenis lampu mobil tentu sudah seharusnya kita lakukan. Terlebih lagi era milenial seperti ini banyak sekali para pengguna mobil yang asal-asalan bahkan seenak mereka mengganti lampu mobil dengan keinginan mereka tanpa melihat maksud dan juga fungsi dari lampu tersebut. Maka dari itu di kesempatan ini otoflik.com rangkumkan beberapa jenis lampu mobil yang harus kalian ketahui beserta fungsinya.

1. Lampu Kepala (Headlamp)

Lampu Kepala

Sesuai namanya, lampu ini berada di bagian depan mobil yang akan dapat membantu pencahayaan atau penerangan jalan disaat berkendara di malam hari atau di saat jalanan tertutup kabut. Biasanya di dalam headlamp terdapat 2 filamen yang digunakan untuk lampu dekat (low beam) dan juga lampu jauh (high beam).

Akan tetapi meski hanya ada dua filamen, namun pada jenis lampu mobil yang satu ini kita para pengguna akan mendapatkan tiga fungsi dan juga cara kerja yang berbeda, yaitu

#Lampu Dekat (Low Beam)

Lampu Dekat

Lampu dekat atau low beam merupakan salah satu jenis lampu mobil utama yang bisa digunakan sesuai dengan kebutuhan pengemudi. Namun sesuai dengan namanya, lampu ini hanya memiliki jarak pancar cahaya yang sangat dekat yaitu sekitar 40 – 100 meter.

READ  Fungsi & Cara Kerja Thermostat Pada Sistem Pendingin Mobil

Daya yang dibutuhkan untuk membuat lampu dekat pada mobil bisa bersinar terang yakni sekitar 55 watt. Untuk menyalakan lampu dekat (low beam) kalian hanya perlu memutar posisi saklar ke “ON” dengan posisi simbol lampu dekat seperti kalian lihat di atas.

#Lampu Jauh (High Beam)

Lampu Jauh

Jenis lampu utama mobil yang kedua yaitu lampu jauh atau High Beam. Penggunaan lampu jauh ini tidak sesering lampu dekat karena biasaya digunakan di kondisi tertentu. Jarak pancar cahaya yang di tawarkan cukup jauh sekitar 100 – 300 meter.

Dan untuk lampu jauh pada mobil biasanya membutuhkan daya sekitar 60 watt. Untuk menggunakan atau menyalakan lampu jauh pada mobil, caraya pun sama seperti lampu dekat diatas. Karena kalian hanya perlu memutar saklar ke posisi simbol seperti gambar diatas.

#Lampu Tembak (Flash/Dimmer)

Lampu Dimmer

Jenis lampu utama yang bisa kalian gunakan adalah lampu dimmer atau lampu tembak. Lampu dimmer sendiri merupakan perpaduan antara lampu jauh dna lampu dekat yang akan menyala secara bersamaan ketika kalian nyalalakan.

Pancaran jarak yang jauh membuat jenis lampu mobil ini digunakan hanya pada kondisi insidental sebagai kode tertentu disaat berkendara seperti halnya disaat akan menyalip mobil ataupun disaat melewati jalanan berbelok tajam.

2. Lampu Senja (Lampu Kota)

Lampu Senja

Lalu jenis lampu mobil yang bisa kalian pahami setelah lampu utama atau (headlamp) diatas adalah lampu senja atau biasa orang sebut dengan lampu kota. Lampu senja berfungsi sebagai penanda posisi mobil kepada pengendara lain disaat kondisi cuaca atau cahaya luar redup,

Penggunaan lampu senja pada mobil umumnya hanya membutuhkan daya sekitar 5 – 10 watt. Posisi dari lampu senja sendiri biasanya berdekatan dengan headlamp untuk bagian depan dan menjadi satu dengan lampu rem untuk bagian belakang.

Untuk menggunakan lampu senja atau lampu kota ini caraya pun sangat mudah. Karena kalian hanya perlu memutar saklar ke posisi “ON” tepat pada posisi dengan simbol lampu seperti diatas dapat kalian lihat.

3. Daytime Running Lamp (DRL)

Daytime Running Lamp

Banyak kita temukan pada mobil keluaran terbaru, lampu Daytime Runing Lamp (DRL) merupakan lampu tambahan yang akan bisa membuat tampilan mobil lebih menarik. Biasanya lampu ini dibuat dengan menggunakan jenis lampu LED dengan daya tahan tinggi.

Fungsi utama dari lampu DRL yaitu untuk menunjang keselamatan berkendara bagi para pengemudi terutama pada saat siang hari. Kenapa siang hari? karena pada siang hari intentsitas cahaya matahari akan lebih kuat dan bahkan biasanya membuat kabur pandangan mata.

4. Lampu Kabut (Fog Lamp)

Lampu Kabut

Jenis lampu mobil yang berikutanya adalah lampu kabut atau sering juga di sebut Fog Lamp. Pada kondisi tertentu lampu jenis ini memang sangat di butuhkan terutama pada saat kondisi jalan berkabut atau berasap.

Memiliki pancaran berwarna kuning, Fog Lamp ini biasanya di letakan dibagian bawah mobil seperti pada bagian bumper mobil. Selain warna kunging, sekarang ini banyak pula mobil baru yang memiliki lampu kabut dengan nyala berwana putih.

READ  8 Penyebab Karburator Banjir Paling Sering Terjadi 2020

5. Lampu Belok (Turn Signal Lamp)

Lampu Belok

Selain lampu utama yang menurut kami cukup penting keberadaannya. Jenis lampu mobil lain yang juga begitu penting keberadaannya adalah lampu belok atau Turn Signal Lamp.

Dimana fungsi utama lampu sein atau lampu belok ini untuk memberi isyarat kepada pengemudi lain bahwa kita akan berbelok atua berpindah jalur sesuai dengan arah lampu belok yang kita nyalakan.

Umumny lampu belok atau lampu sein ini memiliki warna kuning dan dibuat dengan nyala berkedip dengan interval waktu tertentu. Penggunana daya pada lampu belok ini tidaklah terlalu besar yaitu sekitar 12 watt.

6. Lampu Peringatan (Hazard)

Lampu Peringatan Hazard

Lalu jenis lampu mobil yang berikutnya harus kalian ketahui adalah lampu hazard atau lampu peringantan. Penggunaan lampu ini biasanya disaat kondisi-kondisi darurat seperti saat mobil mogok ataupun disaat ban kempes.

Lampu hazard terletak pada keempat sudut dari mobil yang akan menyala secara bersamaam dengan interval waktu tertentu dan akan menyala dengan warna kuning yang sama dengan warna lampu belok atau turn signal.

7. Lampu Rem (Stop Lamp / Brake Lamp)

Lampu Rem

Jenis lampu mobil yang berikutnya harus kalian ketahui adalah lampu rema tau stop lamp. Lampu ini berfungsi untuk memberikan informasi kepada pengerada lain yang berada di belakang bahwa mobil sedang di rem untuk menurunkan kecepatan.

Dengan kata lain, ketika pengemudi meginjak pedal rem, maka secara otomatis lampu rem akan menyala. Seperti diatas kami sampaikan, warna lampu rem sudah di haruskan berwarna merah. Lampu rem sendiri memiliki beberapa jenis diantaranya,

#Centre High Mount Stop Lamp (CHMSL)

Lampu remCHMSL atau Centre High Mount Stop Lamp ini merupakan lampu rem tambahan yang di berikan pada beberapa tipe mobil tertentu. Biasanya jenis lampu rem pada mobil ini di pasang pada bagian tengah kendaraan dengan posisi lebih tinggi dari posisi lampu rem di sisi kanan dan kiri body.

#Emergency Stop Signal (ESS)

Kemudian jenis lampu rem yang berikutnya bernama Emergency Stop Signal (ESS). Jenis lampu rem ini biasanya ada pada kendaraan keluaran terbaru saat ini. Lampu ini akan membuat lampu rem bisa berkedip secara cepat apabila terjadi pengerman secara mendadak.

8. Lampu Mundur (Reverse Lamp)

Lampu Mundur

Dan jenis lampu mobil yang terakhir yang harus kalian ketahui adalah lampu mundur atau Reverse lamp. Secara umum, lampu ini merupakan lampu yang otomatis akan menya ketika kalian menggerakan mobil ke arah belakang atau mundur.

Dan biasanya warna lampu Mundur berwarna putih.  Fungsi utama dari lampu mundur jelas untuk memberi  isyarat kepada orang bahwa mobil akan atau sedang berjalan mundur.

Demikian sekiranya informasi yang dapat kami bagikan pada kesempatan kali ini seputar jenis – jenis lampu mobil yang ada dan harus kalian pahami. Semoga dengan menyimak informasi diatas, kalian akan dapat lebih paham dan juga lebih bisa mengaplikasikan penggunana lampu disaat berkendara dengan mobil.

Tags: ,